MAN 1 Sleman Jadi Lokasi Pelatihan Kecakapan IT bagi PPPK Kementerian Agama Kabupaten Sleman
MAN 1 Sleman News – MAN 1 Sleman menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan *Pelatihan Kecakapan Teknologi Informasi (IT)* bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Selain di MAN 2 Sleman, MAN 1 Sleman dipercaya menjadi tempat pelaksanaan pelatihan yang diikuti peserta sesuai dengan wilayah tugas masing-masing. Kegiatan ini diikuti oleh *121 peserta* dan berlangsung selama *dua minggu*.
Kepercayaan yang diberikan kepada MAN 1 Sleman sebagai lokasi pelatihan menjadi wujud peran aktif madrasah dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur di lingkungan Kementerian Agama, khususnya dalam menghadapi tuntutan transformasi digital.
Dalam sambutannya, *Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Sangaji, S.H.I.,* menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan berarti para peserta belum menguasai teknologi informasi, melainkan sebagai upaya peningkatan kompetensi agar semakin siap menghadapi perkembangan zaman.
“Peningkatan kompetensi bukan berarti Bapak dan Ibu belum menguasai IT, tetapi Bapak dan Ibu terpilih untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi,” ujar H. Sangaji.
Ia juga mengingatkan pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya,” sebagai pengingat bahwa ASN juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Pelatihan ini bertujuan memberikan pembekalan dan penguatan kecakapan IT karena berbagai tugas ASN kini telah berbasis digital, mulai dari penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), pemindaian dan pengiriman dokumen, hingga proses unggah berkas secara daring. Hal tersebut juga mendukung program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan administrasi yang lebih efisien melalui penerapan paperless.
Selama pelatihan, peserta memperoleh materi dasar penggunaan Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, pembuatan email, desain presentasi menggunakan Canva, serta dasar-dasar pembuatan video melalui CapCut. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan masing-masing.
Selain penguasaan teknologi, H. Sangaji juga mengingatkan agar peserta bijak dalam memanfaatkan media sosial. Kecakapan digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan beretika dalam bermedia sosial agar terhindar dari pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Peserta juga diimbau menjauhi penyalahgunaan teknologi, seperti pinjaman online ilegal dan judi online.
Selama pelaksanaan pelatihan, para peserta akan didampingi oleh mentor sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung dengan nyaman dan optimal. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta semakin siap mendukung pelayanan publik yang profesional, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Hns


