MAN 1 Sleman

MAN 1 Sleman Perkuat Kompetensi Guru Melalui Workshop RPM-KBC

MAN 1 Sleman News – MAN 1 Sleman terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi pendidik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta (RPM-KBC) pada Selasa (21/7/2026) di Aula MAN 1 Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru MAN 1 Sleman serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Kepala MAN 1 Sleman, H. Anis Syafa’at S.Ag., M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari perencanaan pembelajaran yang berkualitas. Guru diharapkan mampu menyusun rencana pembelajaran yang tidak hanya memenuhi tuntutan administrasi, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, mendalam, dan berpusat pada murid.
Sebagai narasumber, Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd. menyampaikan materi mengenai penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Kurikulum Berbasis Cinta (RPM-KBC). Materi yang disampaikan memberikan penguatan pemahaman tentang pentingnya merancang pembelajaran yang selaras dengan karakteristik murid, tujuan pembelajaran, serta pengembangan kurikulum berbasis cinta. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias melalui diskusi serta berbagi pengalaman dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Dalam pemaparannya, Hj. Ida Uswatun Hasanah, M.Pd. menegaskan, “Rencana pembelajaran bukan sekadar dokumen administrasi. Guru perlu merancang pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar yang mendalam sehingga murid dapat memahami konsep, mengembangkan keterampilan, sekaligus membangun karakter. Melalui RPM-KBC, pembelajaran diharapkan menjadi lebih bermakna dan berdampak.”
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan bedah Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang telah disusun oleh salah satu guru. Pada sesi ini, peserta memperoleh kesempatan untuk merefleksikan, mengkaji, serta menyempurnakan perangkat pembelajaran berdasarkan masukan dari narasumber. Diskusi berlangsung dinamis karena setiap guru dapat mengidentifikasi kelebihan maupun bagian yang masih perlu disempurnakan agar perangkat pembelajaran semakin efektif dan selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam.
Melalui workshop ini, pendidik MAN 1 Sleman diharapkan semakin terampil menyusun RPM-KBC yang implementatif sehingga mampu mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif, efektif, dan berpihak pada murid. Kehadiran mahasiswa PPL UNY dalam kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi dalam mencetak calon pendidik yang profesional. (May)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *