MAN 1 Sleman Jelajahi Sejarah dan Budaya melalui Kokurikuler

MAN 1 Sleman News – MAN 1 Sleman melaksanakan kegiatan kokurikuler Fase E yang diikuti oleh seluruh murid kelas X pada Rabu, 14 Oktober 2026. Mengusung tema “Keberagaman dalam Keragaman”, kegiatan ini dilaksanakan melalui kunjungan edukatif ke Museum Ranggawarsita dan Sam Poo Kong untuk memperluas wawasan murid mengenai kekayaan budaya, sejarah, serta keberagaman masyarakat Indonesia.
Kegiatan kokurikuler ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi murid di luar lingkungan kelas. Melalui kunjungan langsung ke tempat bersejarah dan bernilai budaya, murid diharapkan dapat memahami bahwa Indonesia memiliki kekayaan tradisi, budaya, dan latar belakang masyarakat yang beragam.
Museum Ranggawarsita menjadi salah satu tujuan pembelajaran untuk mengenal lebih dekat sejarah dan perkembangan kebudayaan, khususnya di Jawa Tengah. Melalui berbagai koleksi yang dipamerkan, murid berkesempatan menambah pengetahuan tentang perjalanan sejarah, kehidupan masyarakat, serta warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia.
Selanjutnya, kunjungan ke Sam Poo Kong memberikan pengalaman bagi murid untuk mengenal jejak sejarah dan akulturasi budaya yang berkembang di Indonesia. Tempat ini menjadi salah satu contoh nyata pertemuan berbagai unsur budaya yang membentuk kekayaan tradisi masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, murid diajak memahami pentingnya sikap saling menghormati, toleransi, dan menghargai perbedaan.

Tema “Keberagaman dalam Keragaman” mengajak murid untuk menyadari bahwa perbedaan suku, agama, budaya, dan tradisi bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan. Sebaliknya, keberagaman merupakan kekuatan yang perlu dijaga melalui sikap terbuka, saling menghargai, dan semangat persatuan.
Melalui kegiatan kokurikuler Fase E ini, MAN 1 Sleman berharap seluruh murid kelas X dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk. Dengan demikian, murid tidak hanya mendapatkan pengetahuan sejarah dan budaya, tetapi juga mampu menerapkan nilai toleransi dan menghargai keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen MAN 1 Sleman dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter murid yang berwawasan luas, menghargai perbedaan, serta memiliki semangat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (May)


